Showing posts with label Puisi Islam. Show all posts
Showing posts with label Puisi Islam. Show all posts

Monday, November 29, 2010

Kembara Musafir


Dikala ini ku merenung sendirian
Memikirkan nasib di perantauan
Apakah mungkin ku dapatkan bekalan
Buat menemui Rabbku Tuhan sekelian alam

Di perjalanan ini ku meniti
Pelbagai onak dan duri ku tempuhi
Segala rintangan kuredahi
Bersama semangat yang tak kunjung padam

Namun kupastikan jalan ini
Bakal membahagiakan daku
Di negeri abadi di akhirat sana
Dilimpahi nikmat kurniaan ilahi

Monday, September 27, 2010

Di Kala Hati Berbicara


Di kala hati berbicara
Akal pula ligat berpusing
memikirkan sesuatu yang tiada kepastian
untuk memenuhi diari kehidupanku

Kala ini jualah
Ku melakar sebuah lukisan
Serangkap puisi sebagai kelengkapan
Yang penuh keindahan
Dalam alam fatamorgana
Agar dapat memberiku seribu kepuasan

Senyuman ku ukir penuh makna
Tapi tiada siapa yang mengerti
Adalah lukisan ini bisa mengerti
Segala keluh kesah rintihan sanubari ku

Di kala hati berbicara
Daku bertafakur mohon petunjuk
Moga keresahan dapat diubati
Dengan turunnya pancaran Nur Ilahi
Agar dapat ku tempuhi
mehnah duniawi

Jika inilah ketentuan Yang Maha Esa
Ku akur dengan segalanya
Redha ku dalam dakapanMu
Berbekalkan kesabaran sebagai paksinya
Daku yakin sinar kan muncul lagi.

Saturday, September 18, 2010

Di Keheningan Pagi


Bayu pagi menepis lembut pipiku
sejenak ku lihat titisan embun jatuh ke bumi
sinaran dedaunan mekar kehijauan
seolah Melakar lukisan indah alam maya
oh...indahnya kurniaan ilahi..

kejauhan ini juga
ku melafaz Subhanallah
mengagumi anugerah yang diberikan
padaNya jualah
Ku tunduk syukur memuji namamu ilahi

Sekalung doa kupanjatkan pada ilahi
Seusai solat di kedinginan pagi
Kualunkan zikir munajat pengubat sanubari
Yang keluh kesah dek mehnah duniawi

Moga di hamparan kehidupan ini
Mencorak satu warna keindahan pelangi
Menerangi alam kehidupan ku
Diselangi pancaran nur cahaya ilahi
Buat pedoman hidupku menuju alam selepas mati

Nukilan rasa
Zul
Kota Bharu,Kelantan

Friday, April 9, 2010

DAMBAAN RINDU

Satu petang di sebuah desa
Ku termangu kesepian
Merindui sang kekasih dari kejauhan
Menanti ……mengira setiap detik
Untuk ke satu titik pertemuan

Saat ini jua lah
Angin sepoi2 bahasa bertiup kencang
Menyapa pipiku…mengusik segenap perasaanku
Seperti mengerti rintihan hati
Menggamit sanubari yang resah bersandaran
Pada satu kepastian
Di lubuk jiwa ku keletihan
Mengimbau saat indah pertemuan itu
Bersama kekasih yang dirindui.

Ku cuba pujuk hati ini
Moga saat kebahagiaan bakal menanti
Disaat senyuman di ukir dalam sepi
Bersama seorang kekasih
Ke satu destinasi yang abadi

Nukilan rasa
Anggerik Putih
2010

Monday, December 28, 2009

Rintihan Seorang Hamba


Terima kasih wahai Tuhanku
Yg sentiasa melimpahkan rahmatNya
Membenarkan aku menghadapmu Tuhan
Yg Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Untuk bercakap dgn mu Tuhan
Mengizinkan ku pinta pada Mu
Memuja memuji, Sepenuh hati ku
Memohon munajat pada Mu Ya Rabbi
Ku khuatir Ketika menghadapMu
Tidak pula pandai beradab dengan Mu
Aku mula bimbang, Kalau aku derhaka
Jalan ketaatan bukan rahmat dariMu yg ku dapat
Tapi ku kan dapat
KemarahanMu
Ya Rabbal Alamin
Maafkan lh aku..
Ya Rabbal Alamin…maafkan aku..

Kepadamu teman
ku persembahkan ucapan terima kasih
kerana....
Sudi menerimaku di sudut hati
Semoga kekal abadi
Selamanya
Kau dihatiku
Terpahat padu segala suka dan duka
Harapan agar subur kembali
Kenangan itu seiring bersama cita-citaku
Kepada mu teman

***************************
Kawan…
Apalah yang kau kesalkan
Kerna Tuhan kau kehilangan kawan
Kerna kebenaran dihina
Jgn kau ragu dalam keimanan
Kadang…….kadang kawan jadi lawan
Kadang2 lawan jadi kawan
Apalah di sedihkan hati
setiap insan didlm kepuraan
jgn sedih..selalu tersisih
bukan kau saja ditimpa malang
ingatlah….para Rasul mulia
lebih tersiksa menderita
mereka bahagia dalam derita
mereka kaya di dalam papa
mereka memadai dengan tuhannya..
itulah kebahagiaan di waktu sempit seorang diri
kwn jgnlah disedihkan hatimu…

Anggerik Putih
2009